Selasa, 16 April 2013

Keterampilan Memberikan Penguatan



Keterampilan Memberikan Penguatan
a. Pengertian
1)      Segala bentuk respon, apakah bersifat verbal ataupun nonverbal, merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, bertujuan memberikan informasi atau umpan balik (feedback) bagi penerima (siswa) atas perbuatannya sebagai suatu dorongan ataupun koreksi.
2)      Atau, respon terhadap suatu tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut. Tindakan tersebut dimaksudkan untuk mengganjar atau membesarkan hati siswa agar mereka lebih giat berpartisipasi dalam interaksi pembelajaran.
Contoh:

Guru       : “Coba kalian sebutkan salah satu sifat udara!”

                   “Ya, coba kamu, Dzulfikar!” (sambil menunjuk)
Siswa      : “Udara mempunyai bentuk seperti wadahnya, Bu!”
Guru       : “Bagus, itu jawaban yang tepat. Bapak/Ibu senang
                   mempunyai siswa yang dapat menjawab dengan baik
                   seperti kamu”.

b. Tujuan

Penguatan mempunyai pengaruh berupa sikap positif terhadap proses belajar siswa dan bertujuan untuk:

1)      Meningkatkan perhatian siswa terhadap pelajaran

2)      Merangsang dan meningkatkan motivasi belajar siswa

3)      Meningkatkan kegiatan belajar dan membina tingkah laku siswa yang produktif.


c. Jenis-jenis Penguatan

Penguatan Verbal
Biasanya diungkapkan atau diutarakan dengan kata-kata pujian, penghargaan, persetujuan, dan sebagainya. Misalnya, bagus, bagus sekali, betul, pintar, ya, seratus buat kamu!
Penguatan Nonverbal
1)      Penguatan dengan gerak isyarat. Misalnya: anggukan atau gelengan kepala, senyum, kerut kening, acungan jempol, wajah mendung, wajah ceria, sorot mata yang sejuk bersahabat atau tajam memandang.
2)      Penguatan dengan cara mendekati siswa. Misalnya: guru mendekati siswa untuk menyatakan perhatian dan kesenangannya terhadap pelajaran, tingkah laku, atau penampilan siswa. Misalnya: guru berdiri di samping siswa, berjalan menuju siswa, duduk dekat seorang atau sekelompok siswa, atau berjalan di sisi siswa. Penguatan ini berfungsi menambah penguatan verbal.
3)      Penguatan dengan sentuhan (contact). Misalnya, guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap usaha dan penampil-an siswa dengan cara menepuk-nepuk bahu atau pundak siswa, berjabat tangan, mengangkat tangan siswa yang menang dalam pertandingan. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan penguatan dengan cara ini harus mempertimbangkan faktor usia, jenis kelamin, dan latar belakang kebudayaan siswa setempat.
4)      Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan. Guru dapat menggunakan kegiatan-kegiatan atau tugas-tugas yang disenangi siswa sebagai penguatan. Misalnya, seorang siswa yang menunjuk-kan kemajuan dalam pelajaran musik ditunjuk sebagai pemimpin paduan suara di sekolah.
5)      Penguatan berupa simbol atau benda. Penguatan jenis ini dilakukan dengan cara menggunakan berbagai simbol berupa benda seperti kartu bergambar, bintang plastik, lencana, ataupun komentar tertulis pada buku siswa. Tetapi perlu dicatat bahwa penguatan dengan cara seperti ini jangan terlalu sering digunakan agar tidak terjadi kebiasaan siswa mengharap sesuatu sebagai imbalan.
6)      Jika siswa memberikan jawaban yang hanya sebagian saja yang benar, guru hendaknya tidak langsung menyalahkan siswa. Dalam keadaan seperti ini guru sebaiknya memberikan penguatan tak penuh (partial). Misalnya, bila seorang siswa hanya memberikan jawaban sebagian saja yang benar, sebaiknya guru menyatakan, “Ya, jawabanmu sudah baik, tetapi masih perlu disempurnakan”, sehingga siswa tersebut mengetahui bahwa jawabannya tidak seluruhnya salah, dan ia mendapat dorongan untuk menyempurnakannya.

d. Prinsip-prinsip Penguatan

Kehangatan dan Keantusiasan
Sikap dan gaya guru, termasuk suara, mimik, dan gerak badan, akan menunjukkan adanya kehangatan dan keantusiasan dalam memberikan penguatan. Dengan demikian, tidak terjadi kesan bahwa guru tidak ikhlas dalam memberikan penguatan karena tidak disertai kehangatan dan keantusiasan.
Kebermaknaan
1)      Penguatan hendaknya diberikan sesuai dengan tingkah laku dan penampilan siswa, sehingga siswa mengerti dan yakin bahwa ia patut diberi penguatan. Dengan demikian, penguatan itu bermakna baginya, jangan sampai terjadi sebaliknya.
2)      Menghindari penggunaan respon negatif
3)      Walaupun teguran dan hukuman masih bisa digunakan, respon negatif yang diberikan guru berupa komentar, bercanda dan nada menghina, ejekan yang kasar, perlu dihindari, karena akan mema-tahkan atau mengurangi semangat siswa untuk mengembangkan dirinya. Misalnya, jika seorang siswa tidak dapat memberikan jawaban yang diharapkan, guru jangan langsung menyalahkan siswa, jika jawaban siswa tidak benar, tetapi bisa melontarkan pertanyaan yang sama kepada siswa lain.

e. Cara Penggunaan

Penguatan kepada Siswa Tertentu
Penguatan harus jelas, kepada siapa ditujukan. Sebab bila tidak jelas akan kurang efektif. Oleh karena itu, sebelum memberikan penguatan, guru terlebih dahulu menyebut nama siswa yang bersangkutan sambil menatap kepadanya.
Penguatan Kelompok
Penguatan dapat diberikan kepada sekelompok siswa, misalnya, apabila satu tugas telah diselesaikan dengan baik oleh satu kelas, guru membolehkan kelas itu untuk bermain bola voli yang menjadi kegemarannya.
Pemberian Penguatan dengan Segera
Penguatan seharusnya diberikan segera setelah muncul tingkah laku atau respon siswa yang diharapkan. Penguatan yang ditunda pemberiannya cenderung kurang efektif.



Variasi dalam Penggunaan
Jenis atau macam penguatan yang digunakan hendaknya bervariasi, tidak terbatas pada satu jenis saja, karena hal itu akan menimbulkan kebosanan dan cenderung kurang efektif.

f. Penerapan dalam Microteaching
1)      Siapkan satu pelajaran singkat antara 10—15 menit mengenai suatu pokok bahasan tertentu.
2)      Konsultasikan dengan fasilitator bila ada yang perlu diperbaiki.
3)      Sajikanlah pada sekelompok mahasiswa teman Anda yang Anda perlakukan sebagai siswa.
4)      Berikanlah penguatan sesuai dengan tingkah laku dan penampilan atau respon siswa tersebut dengan berbagai jenis penguatan.
5)      Perlu Anda ketahui bahwa pembelajaran yang Anda lakukan bukanlah simulasi, melainkan pembelajaran sebenarnya dalam bentuk kecil (micro).

5.3 Keterampilan Bertanya




5.3 Keterampilan Bertanya
Brown (dalam Udin Syaefudin, 2010:61) menyatakan bahwa bertanya adalah setiap pernyataan yang mengkaji atau menciptakan pada diri siswa. Adalah pekerjaan yang tidak mudak bagi seorang guru untuk membuat atau menyiapkan pertanyaan yang berpengaruh positip dalam pembelajaran. Oleh karena itu seorang guru hendaknya selalu berusaha agar memahami dan menguasai penggunaan keterampilam bertanya.
            Keterampilan bertanya dalam pembelajaran dibedakan atas, keterampilan bertanya tingkat dasar dan keterampilan bertanya tingkat lanjutan. Keduanya berfungsi untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan mendorong siswa agar dapat mengambil inisiatif sendiri.
1)      Tujuan
Bertanya dalam proses pembelajaran memainkan peranan penting, sebab pertanyaan yang tersusun secara baik dengan teknik pelontaran yang tepat akan memberikan dampak positip bagi siswa, oleh karena itu keterampilan dan kelancaran bertanya dari calon guru maupun guru perlu dilatih dan ditingkatkan, baik isi pertanyaannya maupun teknik bertanya. Tujuan pertanyaan yang diajukan kepada siswa yaitu:
1)      Meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran;
2)      Membangkitikan minat dan rasa ingin tahu siswa terhadap suatu masalah yang sedang dihadapi atau dibicarakan;
3)      Mengembangkan pola dan cara belajar aktif siswa, sebab berpkir itu sendiri sesungguhnya adalah bertanya;
4)      Menuntun proses berpikir siswa, sebab pertanyaan yang baik akan membantu siswa agar dapat menentukan jawaban yang benar;
5)      Memusatkan perhatian siswa terhadap masalah yang sedang dibahas.

2)      Komponen Keterampilan Bertanya
Komponen Keterampilan Tingkat Dasar
a.      Jelas dan Singkat, Pertanyaan guru harus diungkapkan secara jelas dan singkat dengan menggunakan kata-kata yang dapat dipahami siswa sesuai dengan taraf perkembangannya.
b.      Pemberian Acuan
Sebelum memberikan pertanyaan, kadang-kadang guru harus memberikan acuan yang berupa pertanyaan yang berisi informasi yang relevan dengan jawaban yang diharapkan dari siswa.
Contoh: Kita ketahui bahwa erosi tanah dapat disebabkan oleh air dan angin. Coba kamu sebutkan faktor penyebab yang lain yang mengakibatkan terjadinya erosi.
c.       Pindah Gilir, Adakalanya suatu pertanyaan perlu dijawab oleh lebih dari seorang siswa karena jawaban siswa belum tepat  atau belum memadai.
d.      Penyebaran
1)      Untuk melibatkan siswa sebanyak-banyaknya di dalam pembelajar-an, guru perlu menyebarkan giliran menjawab pertanyaan secara acak.
2)      Guru hendaknya berusaha agar semua siswa mendapatkan giliran secara sama dalam menjawab pertanyaan.
3)      Beda dengan pindah gilir: pada pindah gilir, beberapa siswa secara bergilir diminta menjawab pertanyaan yang sama, sedangkan pada penyebaran, beberapa pertanyaan yang berbeda, disebarkan giliran menjawab kepada siswa yang berbeda pula.
e.       Pemberian Waktu Berpikir, Setelah mengajukan pertanyaan kepada seluruh siswa, guru perlu memberikan waktu beberapa detik untuk berpikir sebelum menunjuk salah seorang siswa untuk menjawabnya.
f.       Pemberian Tuntunan, Bila siswa menjawab salah atau tidak dapat menjawab, guru hendaknya memberikan tuntunan kepada siswa agar dapat mene-mukan sendiri jawaban yang benar.

Komponen Keterampilan Bertanya Tingkat Lanjutan
1)      Pengubahan tuntunan tingkat kognisi dalam menjawab pertanyaan. Pertanyaan yang dikemukakan oleh guru dapat mengandung proses mental yang berbeda-beda dari proses mental yang rendah sampai proses mental yang tinggi. Oleh karena itu dalam mengajukan pertanyaan guru hendaknya berusaha mengubah tuntutan tingkat kognisi dalam menjawab pertanyaan dari tingkat yang paling rendah, yaitu: ingatan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi.
2)      Pengaturan urutan pertanyaan. Untuk mengembangkan tingkat kognisi dari yang sifatnya lebih rendah ke yang lebih tinggi dan komplek, guru hendaknya dapat mengatur urutan pertanyaan yang diajukan kepada siswa.
3)      Penggunaan pertanyaan pelacak. Jika jawaban yang diberikan oleh siswa dinilai benar oleh guru, tetapi belum sempurna maka guru dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan pelacak kepada siswa tersebut.
4)      Peningkatan terjadinya interaksi. Agar siswa lebih terlihat secara pribadi dan lebih bertanggung jawab atas kemajuan dan hasil studi, guru hendaknya mengurangi atau menghilangkan peranan sebagai penanya sentral dengan cara mencegah pertanyaan dijawab oleh seorang siswa. Dan jika siswa mengajukan pertanyaan maka guru tidak segera menjawab akan tetapi melontarkan pertanyaan tersebut kepada siswa yang lain.


3)      Prinsip-prinsip Keterampilan Bertanya.
a.      Kehangatan dan Antusias
Peningkatan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, guru perlu menunjukkan sikap, baik pada waktu mengajukan pertanyaan maupun ketika menerima jawaban dari siswa. Sikap dan gaya guru termasuk suara, ekspresi wajah, gerakan, dan posisi badan menampakkan ada tidaknya kehangatan dan keantusiasan.
b.      Kebiasaan yang Perlu Dihindari
1)      jangan mengulang-ulang pertanyaan jika siswa tidak mampu menjawabnya.
2)      jangan mengulang-ulang jawaban siswa
3)      jangan menjawab sendiri pertanyaan yang diajukan sebelum siswa memperoleh kesempatan untuk menjawabnya.
4)      usahakan agar siswa tidak menjawab pertanyaan secara serempak (koor), hal ini dikarenakan guru tidak mengetahui dengan pasti siapa yang menjawab pertanyaan benar dsn yang salah.
5)      menentukan siswa yang harus menjawab sebelum mengajukan pertanyaan.Oleh karena itu pertanyaan hendaknya ditujukan lebih dahulu kepada seluruh siswa baru kemudian guru menunjuk salah seorang siswa untuk menjawabnya.
6)      pertanyaan ganda,  guru terkadang mengajukan pertanyaan yang sifatnya ganda, menghendaki beberapa jawaban atau kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa.

4. Dasar Pertanyaan yang Baik
1)         Jelas dan mudah dipahami siswa
2)         Berikan informasi yang cukup kepada siswa untuk menjawab pertanyaan
3)         Difokuskan kepada satu masalah atau tugas tertentu
4)         Berikan waktu yang cukup kepada siswa untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan
5)         Bagikanlah semua pertanyaan kepada seluruh siswa secara merata
6)         Berikan respon yang ramah dan menyenangkan sehingga siswa berani menjawab pertanyaan
7)         Tuntunlah jawaban siswa sehingga mereka dapat menemukan sendiri jawaban yang benar

5. Jenis-jenis Pertanyaan yang Baik

Jenis pertanyaan menurut maksudnya

1)      Compliance question, pertanyaan permintaan, misalnya: “Dapatkah kamu tenang agar suara Bapak/Ibu dapat kalian didengar semua?”
2)      Rhetorical question, pertanyaan yang tidak menghendaki jawaban siswa, tetapi dijawab sendiri oleh guru, misalnya: “Mengapa setiap Muslim harus berwudlu sebelum melaksanakan salat? Sebab wudlu merupakan” … dan seterusnya.
3)      Prompting question, pertanyaan mengarahkan atau menuntun, yakni pertanyaan yang diajukan untuk memberi arah kepada siswa dalam proses berpikir. Apabila siswa tidak dapat menjawab atau salah dalam menjawab, guru mengajukan pertanyaan lanjutan yang akan mengarahkan atau menuntun proses berpikir siswa sehingga pada akhirnya siswa dapat menemukan jawaban bagi pertanyaan pertama tadi.
4)      Probing question, pertanyaan menggali, yaitu pertanyaan lanjutan yang akan mendorong siswa untuk mendalami jawabannya terhadap pertanyaan pertama. Dengan pertanyaan menggali ini siswa didorong untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas jawaban yang diberikan pada pertanyaan sebelumnya.

Jenis Pertanyaan menurut taksonomi Bloom

1)      Pertanyaan pengetahuan (recoll question, knowledge question) atau ingatan dengan menggunakan kata-kata apa, di mana, kapan, siapa, dan sebutkan. Contoh:
Sebutkan ciri-ciri microteaching! 
2)      Pertanyaan pemahaman (comprehension question), yaitu pertanyaan yang menghendaki jawaban yang bersifat pemahaman dengan kata-kata sendiri. Biasanya menggunakan kata-kata jelaskan, uraikan, dan bandingkan.
Contoh: Jelaskan manfaat microteaching!
3)      Pertanyaan penerapan (aplication question), yaitu pertanyaan yang menghendaki jawaban untuk menerapkan pengetahuan atau informasi yang diterima.
Contoh: Berdasarkan proses tersebut, kesimpulan apa yang dapat Anda berikan?
4)      Pertanyaan sintesis (synthesis question), yakni pertanyaan yang menghendaki jawaban yang benar, tidak tunggal, tetapi lebih dari satu dan menuntut siswa untuk membuat ramalan (prediksi), memecahkan masalah, mencari komunikasi.
Contoh:
a)      Apa yang terjadi bila musim kemarau tiba?
b)      Apa yang Anda lakukan bila seorang siswa Anda tidak mau memperhatikan pelajaran?
5)      Pertanyaan evaluasi (evaluation question), yaitu pertanyaan yang menghendaki jawaban dengan cara memberikan penilaian atau pendapatnya terhadap suatu isyu yang ditampilkan.
Contoh:
a)      Bagaimana pendapat Anda tentang fatwa haram bagi presiden wanita?
b)      Apa komentar Anda tentang politik uang?   
 
6. Penerapan dalam Microteaching
Sajikan suatu kegiatan pembelajaran yang banyak menggunakan interaksi verbal antara Anda dan yang Anda anggar siswa. Buatlah beberapa pertanyaan yang akan Anda ajukan selama pembelajaran berlangsung. Gunakan komponen keterampilan bertanya dasar yang sesuai dengan pelajaran

Blackberry vs Android vs Symbian vs iPhone



VIRUS
- Android: Sulit juga kita menyebar ke Android, udah diproteksi google
- iPhone: Makanan empuk, saatnya kita serang
- Symbian: Bosen meng-infeksi Symbian, udah berhasil menginfeksi 90% hp Symbian
- Blackberry: Hanya virus-virus bodoh yang masuk ke sini
MENGEKPLORASI SISTEM
- Android: Root
- iPhone: Jailbreak
- Symbian: Hack
- Blackberry: 404 Not Found
LAYAR
- Android: Nih liat layarku paling canggih karena ada SUPER AMOLED PLUS
- iPhone: Layar hapeku ada RETINA DISPLAY yang lebih ramah dengan mata
- Symbian: Layarku lebih canggih pake NOKIA CLEAR BLACK
- Blackberry: Layarku retak :’(
HP DIBAWA DI JALAN
- Blackberry: Lagi nungguin BBM dari si ayang:(always BBM)
- Android: Lagi sambil nge-restore rom (always ngoprek)
- Symbian: Lagi internetaaan… Mumpung gretong (always internetan)
- iPhone: Gpp, seneng aja megangnya. (always bangga)
NOTIFICATION
- Blackberry: Ada BBM masuk
- iPhone: Oh email dari kantor
- Android: Aduh, baterai tinggal 15%
- Symbian: Akhirnya kedetek juga virusnya
IBARAT PAKAIAN
- iPhone: ini baju jas celana sepatu silahkan dipake, pake gaya apapun tetep oke
- Android: ini baju jas celana sepatu silahkan dimix and match sesuai kebutuhan
- Symbian: ini baju jas celana sepatu silahkan dimodifikasi sesuai selera anda
- Blackberry: ini baju jas celana sepatu kayanya udah waktunya disumbangin
HAL BARU
- iPhone: Wah ada game dan aplikasi baru
- Android: Wah ada rom baru
- Symbian: Wah ada trik gretong baru
- Blackberry: Wah ada gossip baru
KEREN TAPI…
- Android: Keren tapi baterai cepet boros
- iPhone: Keren tapi mahal
- Symbian: Keren tapi banyak virusnya
- Blackberry: Yang penting bisa BBM
SIFAT PEMILIKNYA
- Android: IQ tinggi
- Symbian: Konservative
- iPhone: High Class
- Blackberry: Menengah
DATA KONTAK ILANG
- Blackberry: Maaf kontaknya tiba-tiba ilang ngga tau kenapa
- Symbian: Kontakku ilang habis di Hard Reset gara-gara virus
- Android: Kontakku aman kan bisa sync dengan gmail
- iPhone: Backup kontak dari aplikasi gue ahh
TEKNOLOGI
- iPhone: Teknologi ngerti bahasa kita, karena semakincanggihnya iPhone
- Android: Kita jadi ngerti teknologi karena bisa buat aplikasi , memasuki system, dll
- Symbian: Kita semua saling mengerti (mudah, simple) dipakai oleh sejuta umat
- Blackberry: Gue ngga tau apa-apa tentang teknologi, yang tahu Cuma PIN sama BBM
KONEKSI INTERNET
- Android: Mantap negh pake jaringan LTE 4G, download bisa sampe 5 MBps
- Symbian: 3, 5G & HSDPA dan gratissss…Mancaap!
- iPhone: Mending pake WIFI aja
- Blackberry: Kalian masih mending, BB gw cuma dapet koneksi 2G
RESTORING DATA
- iPhone: ribet bener negh apa-apa harus ke iTunes dan colok ke PC
- Blackberry: Harus ke Services Centre
- Android: Masukin ID & password Gmail. Done, just it!
BROWSING
- Android: “Beehh liat deh di website nini, keren euy”
- Symbian: “iya ya, keren, punyaku juga keren”
- iPhone: “yahh pake flash yah, ga nongol di gue”
- Blackberry: “ini web kok ngga muncul-muncul yah?”
BELI HP BARU
- iPhone: beli ini untuk 1-2 tahun ke depan (mencari efisiensi)
- Blackberry: ini BB gw yang terakhir (mencari-cari alasan)
- Symbian: yang penting bisa internet gretong, I love Symbian (biar irit pulsa)
- Android: Anjriiittt, udah mau keluar lagi yang baru (mencari duit tambahan)
MESSENGER
- Blackberry: Masa bodoh ah lo mw pada bilang apa yang pnting gw bisa BBM-an daripada yang lain ngga bs BBM-an
- Android: ah cm menang BBMan doang, ku masih punya whatsapp, google talk, yahoo messenger, dll
- iPhone: Hmm ngikut ajja deh
- Symbian: Hmm ngikut ajja deh
CRYING KIDS
- Android: Aduh anak gw nangis – kukasih liat aja video lucu di youtube (anaknya berhenti menangis)
- iPhone: Aduh anak gw nangis – kuajak main game HD for kids (anaknya berhenti menangis)
- Symbian: Aduh anak gw nangis – ku putarin lagu anak-anak (anaknya berhenti menangis)
- Blackberry: Aduh anak gw nangis – ku ijinkan pencet– pencet hape, tiba-tiba rusak (orang tuanya menangis)
GAME ONLINE
– iPhone: “Ayo coba lawan karakter Homerun 3D gw”
– Android: “Sapa takut? buruan add gw.”
– Symbian: “main game online yang laen dong… Biar gua bisa ikut”
– iPhone & Android: “oke deh”
– Blackberry: “Ya udah, gw kasih support aja deh buat kalian.”
YOUTUBE STREAMING
– Android: “Wakaka kocak neh video”
– iPhone/Symbian: “Mana-mana… apa judulnya?? Haha iya gebleg banget”
–Blackberry: “Berisik… boros pulsa tau…”
TEKNOLOGI MENYONTEK
Saat ujian 3 orang sahabat menggunakan teknologinya masing-masing untuk menyontek
A: Mr. Andro
I: Mr. Ipin
B: Mr. Berry
A: gimana tadi lo ujian?
B: sukses donk… elo gimana?
A: sukses gw nyontek ebook…
B: bedeh… gimana caranya?
A: pas pengawasnya ga liat…gw keluarin Android gw…terus udah gw siapin ebooknya kebuka…
B: ga ketauan tuh??
A: gw taronya disamping paha kanan gw… kl pengawasnya lagi jalan…tinggal gw dudukin deh…
B: ati-ati baret loh…
A: tenang ada corning gorilla glass … elo sendiri pasti nyontek… kan ga belajar lo…
B: yoii… BBM-an gw sama anak pinter di kelasnya si I… dapet semua jawabannya gw…(ga mau kalah dia) tidak lama si I keluar dari kelas sebelahnya
I: gw nyontek slide… dan catatanku di aplikasi; evernote
A: siip lah…
I: tapi tadi ada yang ketauan BBM-an gitu kelas gw padahal anaknya pinter… terus tau deh tuh pengawas nulis apaan di BB-nya
Tidak lama kemudian speaker kampus berbunyi Tiiing Nooong Niiing Noooong Panggilan kepada sodara B… Sodara B… harap datang keruang akademis segera
B: Ohhhh Shitttt!!! Nasihat: janganlah menyontek menggunakan BB, karena
keypad-nya tidak di desain untuk tidak mengeluarkan suara. Kecuali yang touchscreen loh.
TUGAS
BB: udah ngerjain tugas lom loe pada???
Android, Symbian & iPhone: tugas apaan???
BB:tugas ini ama itu…
Android, Symbian & iPhone: kok gw ga tau????
BB: khan dah di broadkes ama di kasi tau di grup… ampe udah ada yang sebarin jawabannya…
Android, Symbian & iPhone: kok gw ga di kasi tau…???
BB: oh ia ga pake BB…kasian…
BATERAI
iPhone: ahhh gile batre gw udah mau abis lagi, padahal lagi asik-asik maen eternal legacy
BB: anjrit iya nih batre gw juga udah mau abis, ini kebanyakan yang ngirim broadcast message sama grup-grup gw rame-rame banget gosipnya.
iPhone & BB: eh (ngelirik ke Android), kok lo ga ngomel-ngomel? biasanya batre lo paling cepet abis? sekarang kayanya anteng-anteng aja lo
Android: nunjukin hpnya gw pake batre gendong yang 3000 mAH, tahan lama sampe 24 jam. knp? hp kalian ga bs make ya? *lirik iPhone
BB: eh iya, ntar gw juga beli ah…
iPhone: facepalm
Symbian: wkwkwkwk… Gw pake batere 950 mAh bisa tahan 2 hari
Android: diem aja
LAYAR
Android user ke iPhone user: GIla retina display mank jernih bgt!
iPhone user ke Android user: tapi tampilan S-Lcd atau Super amoled plus Android juga ga kalah tuhiPhone user ke BB user: Tampilan layar lo gimana?
BB user: nih liat aja sendiri…Android user: wtf?? kok layar lo kayak koran? isinya tulisan semua???
MUSIC PLAYER
iPhone user: enak ya Android banyak musik playernya…
Android user: Wah tapi kualitas suara iPhone juga top banget tuh…secara bawaan dari ipod
BB user: Tapi Android sama iPhone ga bisa ngluarin bunyi ping!!
DI DALAM CAFE SENDIRIAN
– Blackberry: Wakaka, bego banget sih neh orang, broadcast ke yang laen ahh.(dengan suara kencang)
– iPhone & Android & Symbian: senyum-senyum, baca thread di kaskus “ada burung ababil pake BB ketawa kenceng banget di cafe”
NGE-CHARGE HP SAMBIL DIPAKE
– Blackberry: lagi tanggung neh, si A curhat seru banget di grup.
– iPhone: lagi tanggung neh, bentar lagi level 200 selese gw.
– Android: lagi tanggung neh, download rom baru, ga sabar pengen ngeflash.
– Symbian: lagi tanggung neh, mumpung kenceng proxy yang gua pke, masa proxy kenceng ga dimanfaatin
STATUS BUSY DI MESSAGING
– Blackberry: ga bisa diganggu, lagi nyetir. (hanya nyetir yang bisa menghentikannya)
– iPhone: busy. “ga sengaja ke sync itunes, ilang deh apps gw”(for jailbreak users only)
– Android: not available, “lagi ngeflash rom”(almost all users)
– Symbian: sibuk, “lagi nyari trik gretong yang baru, yang lama dah koid”
LAGI SENENG
– Android: Horeee, akhirnya Hp gw Dapet upgrade ice cream sandwich,
– iPhone: Horeee, akhirnya tamat juga neh game. Maen apaan lagi yah?
-Symbian: Horeeee, dapet proxy yang wuz wuz… Kenceng banget, tembus500KB/s !!
– Blackberry: Horeee, akhirnya keluar juga BB gw dari service center.
NYASAR DI JALAN
– Blackberry A = BB user, T = temen yang nyupir
A:”bentar gw BBM temen gw yah…Oi ciiinnn, ke airport dari Jl. A lewat mana?”.
T: “udah dibales belom, kok lama?”.
A: “bentar lagi pending”.T:”hadeehhh…”
– iPhone (B = iPhone user , S = SIRI)
B: “tenang ada SIRI”.
S: “What can I helped you sir B”.
B: “Show me the way to aerprot”.
S: “Sorry sir
B, Can you repeat again? I don’t understand the meaning of Aerprot”.
(pengucapan yang salah tidak akan dimengerti oleh SIRI)
– Android (C = Android User, T = Temen yang nyetir)
C: “Tenang ada Google Maps… oke dapet… 100 meter depan belok kiri”.
T: “ohh oke… 100 meter kan… bukan belokan di depan berarti”.
C: “ehh… loh… kyknya yang itu deh”.T: “Lah katanya 100 meter?”.C:”Maap lagi dapet EDGE, Accuracy 1000 meter “. (akurasi google mapstidak cukup hanya gps, butuh signal juga. Kecuali pake 3rd party seperti ndrive/ papago)
– Symbian (D= Symbian user, T= temen yang nyupir)
D: “ntar ntar, gua pake Ovi Maps yang handler dulu”
T: “Udah?”
D: “udah… Tp gua nyari setingannya dulu, tadi pulsa gua kena palak”
T: “hadeeh…
APLIKASI
– iPhone: Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, cmn mahaljuga yah 25 dollar. Nabung dulu deh.
– Android/Symbian: Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, download ahh dari blackmarket/ pandaapp/apktop /4*shared/filestube
– Blackbery: Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, ada yang buat BB ga yah?? (so sorry to heard that)
DEBAT DEVICE
A = Android freak,
I = iPhone freak,
B = Blackberry freak,
S = Symbian freak
A: “Android is the best”
I: “iPhone lah lebih mantab”
S: “Symbian jauh lebih baik”
B: “tapi kalian bertiga kan ga punya BBM”
S: “Gua ga usah susah-susah bayar internet, bisa make trik gretong”
A: “tapi google maps gw paling lengkap petanya”
S: “gua punya google maps sama ovi maps, bisa gretongan lagi, gak makan pulsa”
I: “gw juga punya google maps, game gw lebih banyak”
A: “ahh… game terkenal iPhone bentar lagi juga ada di Android, elo kan ga bisa dioprek sistemnya”
S: “aaah… Symbian juga bisa di oprek, bisa di hack kok, bisa pake CFW”
I: “gw bisa di jailbreak kok, tapi SIRI gw keren abis”
A: “lebih responsif juga google voice gw, elo kan ga bisa jalanin flash”
I: “ngapain flash kanberat, mending html5″
S: “gua bisa dua-duanya”terus… (dipotong oleh B)”
B: “tapi kalian bertiga kan ga punya BBM”
PERJALANAN HP
– iPhone 2G: Pelopor Full touchscreen, 3G: Pelopor smartphone tipis, 3GS: Pelopor kenaikan IOS di dunia, 4: Pelopor HD Display, 4S: Pelopor ganti iPhone baru
– Android 1.5: Bener-bener pemain baru, 1.6: Benerin yang 1.5, 2.1: Bener-bener niat ngejar IOS, 2.2: Mesti banyak dibenerin, 2.3: Bener-bener ueeenaaakk dipake, 3.0: Bener-bener buat tab, 4.0: Bener-bener deh… device gw dah dapet dongs
– Symbian s60v1: masih butuh peningkatans, 60v2: aksi oprek-mengoprek mulai populer, jumlah virus meningkats, 60v3: keamanan ditingkatkan biar ga kena viruss, 60v5: Os paling gagal, kekecewaan meningkat, s^3: keluarga baru Symbian, segalanya ditingkatkan, s anna: peningkatan cukup besar, s belle: kekecewaan user s^3 sama anna meningkat, soalnya update resminya di tunda terus padahal udahn giler…
– BlackberryPearl: Yang penting BB,
- Curve: Yang penting BBM
- Bold: Yang penting Keren
- Storm: Yang penting Touchscreen
- Onyx: Yang penting buat kerja
- Torch: Yang penting style dapet, touchscreen dapet
- Dakota, Bellagio, Apollo: Yah ga penting-penting amat, yang penting BB baru
TIBA-TIBA MUCUL HP CHINAHAPE CHINA: Gue bisa 3 gsm dan tipi analog
iPhone Android Blackberry Symbian: (Diam)
DOSEN MASUK
Dosen: Open chapter 152, exercise 3!
iPhone, Android, dan Blackberry user masing-masing membuka ebooknya
Dosen: Perhatian, selama pelajaran saya tolong jangan bermain BBM!!!
WAKTU SENGGANG
(A = Android, B = Blackberry, I = iPhone)
A: Kl lagi ga ada kerjaan biasanya elo ngapain B?
B: Seperti biasalah, cek status orang-orang… ngobrol di BBM paling… kl elo?
A: yah biasalah maen game… sama chatting… (tiba-tiba nimbrung…)
I: Ahh… kuno kalian… gw donk ngobrol ama SIRI…liat nih… How are you SIRI?
SIRI: Fine sir I, how about you?
I: mantab kan… hahaha… … lanjutin neh… Good good… how about the weather today?
SIRI: It will be raining
I: I want to go to blok M, can you show me the way?SIRI: wait a moment sir I…
I: gokil kan… hahaha…
(sementara si I masih seru ngobrol ama SIRI…)
A: kasian yah ga punya temen…
B: Iya… ngobrol kok sama mesin… masih muda padahal… kasian-kasian…
MEMILIH SMARTPHONE
iPhone: Pastinya gw cuma pilih Apple klo buat iPhone B-)
BB: ya gw Beli BB donk dari BB. padahal di produksi RIM statistik pengguna BB 65 % bnyk yang gak tau BB dr RIM
Android: Gw bingung milihnya Samsung, Motorola, LG, Huawei, ZTE, Axio, HTC, BlueBerry, Nexia, ASUS, Dell, Acer dll byk pilihan
Iya yah… banyak yang bilang BB dari BB…
PERSON
Android = tech geek
iPhone = stylish person
BB = gossiper